Penerapan PP 39/2006, tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan, merupakan upaya untuk menjawab dan memenuhi tantangan dan kebutuhan melaksanakan siklus manajemen pembangunan secara utuh. Tersedianya sistem monitoring dan evaluasi (Monev) yang handal dapat membantu menghimpun informasi capaian kinerja secara lengkap dan cepat. Informasi capaian kinerja yang lengkap dapat menjadi masukan bagi proses pengendalian pelaksanaan program/kegiatan pembangunan, serta bagi umpan balik terhadap tahap perencanaan selanjutnya. Sistem Monev yang handal diharapkan akan juga dapat meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan untuk fase selanjutnya.

Sistem Monitoring dan Evaluasi kinerja pembangunan, khususnya terhadap program dan kegiatan yang dituangkan dalam dokumen perencanaan perlu terus dikembangkan agar lebih bermanfaat bagi manajemen pembangunan. Penyempurnaan mekanisme dan pelaporan Monitoring dan Evaluasi, secara langsung mengharuskan terpenuhinya dokumen perencanaan yang berkualitas dan dapat dievaluasi.

Tujuan monitoring dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan, antara lain:

  • Untuk menjamin terlaksananya kebijakan, program dan proyek sesuai dengan target dan rencana yang telah ditetapkan (on Track – on Schedulle) ;
  • Agar ada umpan balik terhadap kebijakan, program dan proyek, untuk diteruskan dilanjutkan dengan perbaikan atau dihentikan ;
  • Untuk membantu pemangku kepentingan belajar lebih banyak mengenai kebijakan, program dan proyek ;
  • Agar  kebijakan, program dan proyek mampu mempertanggungjawabkan penggunaan dana publik (akuntabilitas) .

Monitoring dan Evaluasi pelaksanaan program pembangunan Anggaran Dana Desa (ADD) Nagari Lubuk Tarok, Kecamatan Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, yang dilaksanakan Tim Monitoring Kecamatan (TMK) Lubuk Tarok, pada Selasa (22/10/2019) berlangsung sukses dan lancar.

Dari sejumlah pekerjaan yang dilaksanakan di Nagari Lubuk Tarok tersebut berjalan dengan baik dan memuaskan. Setidaknya hal itu diakui TMK Lubuk Tarok yang dipimpin langsung oleh Camat Lubuk Tarok, Polsek, Danramil dan anggota TMK Lubuk Tarok serta pengawas dan pendamping.

TMK Lubuk Tarok dalam peninjauan kelokasi pembangunan ADD itu didampingi Wali Nagari Lubuk Tarok Zuriatman, S.Pd. Kegiatan fisik yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2019 ini diantaranya berupa ;

  1. pengadaan sarana dan prasarana Poskesri Padang Basiku dengan pagu dana sebesar Rp. 50.392.379 dan kodisinya terealisasi 100 %.
  2. Lanjutan rigid jalan Cikarau dengan pagu dana Rp. 56.048.300; dan lanjutan rigid jalan Lingkar Sungai Jodi senilai Rp. 95.200.000; kondisinya sudah 100 %.
  3. Pembangunan saluran Irigasi tersier senilai Rp. 27.825.00; baru siap 70 %
  4. Lanjutan pembangunan jalan Tani Lubuk Ssapek senilai Rp. 94.620.000;
  5. TPT dan Plat Dwiker jalan Tani Siaur senilai Rp. 76.925.000; pengerjaannya juga baru rampung sekitar 70 %.
  6. Rehap pasar nagari Lubuk Tarok senilai Rp. 84.340.000; sudah tuntas sekitar 90 %.

“Kami yakin dalam waktu dekat semua pekerjaan akan tuntas,” kata Wali Nagari Lubuk Tarok.

Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Dana Desa Nagari Lubuk Tarok Tahun 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *