Tahun Kejadian
 

 

 

1490

Nagari Lubuk Tarok adalah gabungan dari Koto Tuo Muaro Kurimo yang dipimpin oleh Datuk Paduko Rajo dengan Kerajaan Jambu Lipo yang dipimpin oleh Rajo Tigo Selo, sehingga Nagari Lubuk Tarok disebut dengan Koto Tuo Muaro Kurimo basentak Mudiek, Halaban Muaro Sibaku basentak Hilie dengan susunan pemerintahan Ninik Mamak Datuk Nan Salapan, Rajo Tigo Selo Sambilan Jo Urang Tuo.

Jadi Nagari Lubuk Tarok telah berdiri lebih kurang 525 Tahun yang lalu dengan kelarasan “Pisang Sikolek – kolek Hutan , Pisang Timbatu Nan Bagota, Koto Pilaing inyo bukan , Bodi Caniago inyo ontah tapi samo dipakai kaduonyo” , artinya Nagari Lubuk Tarok tidak menganut satu Kelarasan tapi memakai dari kedua kelarasan yang ada di Minangkabau

Dengan pertemuan dua pemimpin tersebut maka ditatalah / disusunlah bentuk Nagari Lubuk Tarok mana yang untuk Pemukiman dan yang mana untuk daerah Pertanian dan Perkebunan dan segala fasilitas Nagari secara bertahap dilengkapi seperti Rumah Adat dari masing – masing Datuk , Surau dan Jalan dalam kampung serta Mesjid sehingga penduduk bisa hidup dan berkembang dengan aman , sentosa pembagian lahan tersebut sudah diperuntukkan bagi semua Ninik Mamak serta cucu kemenakannya sehinnga diantaranya bisa hidup rukun dan damai.

 

Tidak ingat Setelah penduduk makin bertambah maka kebutuhan akan pendidikan sangat diperlukan disamping Surau yang khusus untuk menuntul ilmu agama dan bela diri secara Kampung
1927 s/d 1937 Sistem Pemerintahan merupakan pemerintahan kelarasan yang dipimpin angku lareh
1937 s/d 1945 Sistem Pemerintahan Nagari yang dipimpin oleh angku kapalo yang setingkat wali nagari
1948 Pada tahun tersebut Sistem Pemerintahan adalah Pemerintahan Nagari
1982 Pemerintahan Nagari berubah menjadi Pemerintahan Desa yang merupakan penerapan dari Undang-undang Nomor 5 Tahun 1979 tentang Desa, dan Nagari Lubuk Tarok terbagi menjadi beberapa desa yakni Desa Jambu Lipo, Sungai Jodi, Koto Tuo, Kampung Dalam dan Latang
2002 Pada tahun tersebut dimulainya Program Pemerintah kembali Ke Nagari dan kembali ke Surau sebagai bentuk dari Nagari semula yang mana Pemerintahan Nagari adalah semacam Pemerintahan Ninik Mamak yang Demokratis.

Tokoh-tokoh Pemimpin Nagari Lubuk Tarok

Sejak Tahun 1927 Sampai Sekarang

 

  1. Sorieng Th 1927 – 1932 Angku Lareh/Wali Tempatan
  1. Tahir Th 1932 – 1937 Angku  Lareh/Wali Tempatan
  1. Salim Sutan Larangan Th 1940 – 1948Angku                                        Kapalo/WaliTempatan
  1. Durah Bandaro Sati  Th 1949 – 1953 Wali Tempatan
  1. Abdul Aziz Sutan Kebesaran Th 1953 – 1957  Wali  Tempatan
  1. Bustami Th 1957 – 1959 Wali  Tempatan
  1. Raja Aman Raja Pesisir Th 1959 – 1961 Wali Tempatan
  1. Abdul Aziz Sutan Kebesaran Th 1961 – 1966 Wali                                                   Tempatan
  1. Dinar Th 1965 – 1966 Wali  Tempatan
  1. Zain Intan Batuah Th 1966 – 1969 Wali  Tempatan
  1. Bandaro Sati Th 1969 – 1974 Wali   Tempatan
  1. Alamsyah Sutan Mangkuto Th 1976 – 1981 Wali  Tempatan
  1. AA. Dt Paduko Rajo, MM Th 2001 – 2007 Wali Nagari
  2. Azwir, BcHk Th 2007 – 2013 Wali Nagari
  3. Zuriatman Th 2013 – 2019
  4. Zuriatman, S.Pd 2019 S/d Sekarang.